Kitab dalam Alkitab (Indonesian Wikipedia)

Analysis of information sources in references of the Wikipedia article "Kitab dalam Alkitab" in Indonesian language version.

Last modified:

Ref.Un. Ref.Website
Global rank Indonesian rank
6th place
3rd place
low place
low place
1st place
1st place
105th place
107th place
low place
7,459th place
23rd place
38th place
184th place
99th place
3rd place
4th place
low place
low place
low place
low place

academia.edu (Global: 105th place; Indonesian: 107th place)

archive.org (Global: 6th place; Indonesian: 3rd place)

biblicalstudies.org.uk (Global: low place; Indonesian: 7,459th place)

books.google.com (Global: 3rd place; Indonesian: 4th place)

gerejaorthodoxindonesia.com (Global: low place; Indonesian: low place)

islamic-awareness.org (Global: low place; Indonesian: low place)

jstor.org (Global: 23rd place; Indonesian: 38th place)

  • (Inggris) Jack P. Lewis (April 1964), "What Do We Mean by Jabneh?", Journal of Bible and Religion, vol. 32, No. 2, Oxford University Press, hlm. 125-132{{citation}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

orthodoxanglican.net (Global: low place; Indonesian: low place)

  • 39 Artikel dasar dari Anglikanisme, dalam Artikel VI, menegaskan bahwa kitab-kitab yang dalam perdebatan ini tidak digunakan "untuk menetapkan doktrin apapun", tetapi "dibaca sebagai teladan dalam hidup". Meskipun apokrifa Alkitab masih digunakan dalam Liturgi Anglikan ("Dua himne yang digunakan pada ofisi Doa Pagi dalam Buku Doa Amerika, Benedictus es dan Benedicite, diambil dari Apokrifa. Salah satu kalimat persembahan saat Komuni Suci diambil dari sebuah kitab apokrif (Tobit 4:8-9). Berbagai pelajaran dari Apokrifa ditetapkan secara teratur untuk dibacakan dalam layanan-layanan khusus, Minggu, dan harian pada Doa Pagi dan Doa Sore. Secara keseluruhan ada 111 pelajaran seperti demikian dalam Leksionari Buku Doa Amerika revisi terbaru [Kitab-kitab yang digunakan adalah: II Esdras, Tobit, Kebijaksanaan, Sirakh, Barukh, Ketiga Pemuda, dan I Makabe]." —The Apocrypha, Bridge of the Testaments Diarsipkan 2009-02-05 di Wayback Machine), kecenderungannya saat ini adalah tidak mencetak apokrifa Perjanjian Lama dalam edisi-edisi Alkitab yang digunakan kalangan Anglikan.

vatican.va (Global: 184th place; Indonesian: 99th place)

  • (Inggris)(Latin) "Liturgiam Authenticam". Vatican City. 7 Mei 2001. Diakses tanggal 18 Januari 2012. Canon 24. 'Furthermore, it is not permissible that the translations be produced from other translations already made into other languages; rather, the new translations must be made directly from the original texts, namely ... the Hebrew, Aramaic, or Greek, as the case may be, as regards the texts of Sacred Scripture.' {{cite web}}: |first= tidak memiliki |last=Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

web.archive.org (Global: 1st place; Indonesian: 1st place)

  • 39 Artikel dasar dari Anglikanisme, dalam Artikel VI, menegaskan bahwa kitab-kitab yang dalam perdebatan ini tidak digunakan "untuk menetapkan doktrin apapun", tetapi "dibaca sebagai teladan dalam hidup". Meskipun apokrifa Alkitab masih digunakan dalam Liturgi Anglikan ("Dua himne yang digunakan pada ofisi Doa Pagi dalam Buku Doa Amerika, Benedictus es dan Benedicite, diambil dari Apokrifa. Salah satu kalimat persembahan saat Komuni Suci diambil dari sebuah kitab apokrif (Tobit 4:8-9). Berbagai pelajaran dari Apokrifa ditetapkan secara teratur untuk dibacakan dalam layanan-layanan khusus, Minggu, dan harian pada Doa Pagi dan Doa Sore. Secara keseluruhan ada 111 pelajaran seperti demikian dalam Leksionari Buku Doa Amerika revisi terbaru [Kitab-kitab yang digunakan adalah: II Esdras, Tobit, Kebijaksanaan, Sirakh, Barukh, Ketiga Pemuda, dan I Makabe]." —The Apocrypha, Bridge of the Testaments Diarsipkan 2009-02-05 di Wayback Machine), kecenderungannya saat ini adalah tidak mencetak apokrifa Perjanjian Lama dalam edisi-edisi Alkitab yang digunakan kalangan Anglikan.