Pacaran (Indonesian Wikipedia)

Analysis of information sources in references of the Wikipedia article "Pacaran" in Indonesian language version.

Last modified:

Ref.Un. Ref.Website
Global rank Indonesian rank
2nd place
2nd place
1st place
1st place
4th place
5th place
low place
low place
6th place
3rd place
16th place
31st place
5th place
6th place
8,199th place
6,739th place
low place
low place
low place
low place
3rd place
4th place
15th place
26th place
650th place
735th place
534th place
649th place
low place
low place
low place
low place
1,343rd place
1,097th place
299th place
372nd place
752nd place
399th place
114th place
234th place
7th place
20th place
4,101st place
3,091st place
468th place
812th place
55th place
141st place
2,352nd place
4,358th place
low place
3,555th place
low place
low place
96th place
65th place
429th place
413th place
low place
low place

allbusiness.com (Global: 4,101st place; Indonesian: 3,091st place)

  • Neil Offen (13 Februari 2010). "Sociologists: Internet dating on the rise" [Sosiolog: Kencan Internet meningkat]. The Herald-Sun. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2011-09-24. Diakses tanggal 2010-12-08. ..."But people are moving more now, they're not getting married at 22 and they are removed from their traditional social networks for mate selection..."
    [..."Namun sekarang orang lebih banyak bergerak, mereka tidak menikah pada usia 22 tahun dan mereka dikeluarkan dari jaringan sosial tradisional mereka untuk pemilihan pasangan..."

amazon.co.uk (Global: 650th place; Indonesian: 735th place)

animaldiversity.org (Global: 1,343rd place; Indonesian: 1,097th place)

archive.org (Global: 6th place; Indonesian: 3rd place)

books.google.com (Global: 3rd place; Indonesian: 4th place)

boston.com (Global: 468th place; Indonesian: 812th place)

chinadaily.com.cn (Global: 752nd place; Indonesian: 399th place)

  • "Parents explore dating scene for choosy children" [Orangtua menjelajahi tempat kencan untuk anak yang rewel]. China Daily. 2005-11-11. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2010-04-29. Diakses tanggal 2010-12-09. ... in earlier times society demanded people get married before having a sexual relationship.
    [pada zaman dahulu masyarakat menuntut orang melakukan perkawinan sebelum memiliki hubungan seksual.]

couriermail.com.au (Global: 2,352nd place; Indonesian: 4,358th place)

  • Vanessa Fuchs (16 Juni 2010). "Shy guys switching on to text message courtship – and girls say it's OK" [Pria pemalu pindah ke pacaran melalui pesan teks – dan wanita mengatakan itu OK]. Courier-Mail. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2012-08-16. Diakses tanggal 2010-12-14. ... men are more likely than women to 'flirtext' but for those who consider themselves in a relationship, women are more likely to engage in the activity.
    [... pria lebih banyak 'flirtext' (main mata melalui pesan teks) daripada wanita tetapi untuk orang yang berada dalam hubungan, wanita lebih banyak 'flirtext'.]

cqpress.com (Global: low place; Indonesian: low place)

library.cqpress.com

  • CQ Press, CQ Researcher, Barbara Mantel, Online dating: Can apps and algorithms lead to true love? [Kencan online: Apakah aplikasi dan algoritma bisa menuntun Anda ke cinta sejati?] Diarsipkan 2016-08-25 di Wayback Machine., Diakses 12 Juni 2016, "...Yet some researchers say matchmaking algorithms are no better than chance for providing suitable partners.[butuh rujukan] At the same time, critics worry that the abundance of prospective dates available online is undermining relationships..." ["... Namun, beberapa peneliti mengatakan bahwa algoritma pencomblangan tidak lebih baik daripada peluang untuk memberikan pasangan yang cocok.[butuh rujukan] Kritikus sekaligus khawatir bahwa banyaknya kencan online potensial merusak hubungan..."]

dave-cushman.net (Global: low place; Indonesian: low place)

doi.org (Global: 2nd place; Indonesian: 2nd place)

doi.org

dx.doi.org

lumenlearning.com (Global: low place; Indonesian: 3,555th place)

courses.lumenlearning.com

marieclaire.co.uk (Global: 8,199th place; Indonesian: 6,739th place)

metro.co.uk (Global: 534th place; Indonesian: 649th place)

nih.gov (Global: 5th place; Indonesian: 6th place)

pubmed.ncbi.nlm.nih.gov

ncbi.nlm.nih.gov

npr.org (Global: 114th place; Indonesian: 234th place)

  • Brenda Wilson (8 Juni 2009). "Sex Without Intimacy: No Dating, No Relationships" [Seks Tanpa Keintiman: Tanpa Kencan, Tanpa Hubungan]. National Public Radio. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2010-11-25. Diakses tanggal 2010-12-08. Dating itself ... evolved out of a courtship ritual where young women entertained gentleman callers, usually in the home, ...
    [Kencan sendiri ... berevolusi dari ritual pacaran dimana wanita muda menghibur penelpon pria, biasanya di rumah, ...]

nytimes.com (Global: 7th place; Indonesian: 20th place)

  • Maureen Dowd quoting poet Dorothy Parker (2005). "What's a Modern Girl to Do?" [Apa yang Harus Dilakukan oleh Gadis Modern?]. The New York Times. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2011-04-10. Diakses tanggal 2010-12-08. ...What our grandmothers told us about playing hard to get is true. ...
    [...Apa yang dikatakan nenek kita mengenai bermain keras untuk mendapatkannya itu benar. ...]

orkin.com (Global: low place; Indonesian: low place)

phrasebase.com (Global: low place; Indonesian: low place)

psu.edu (Global: 299th place; Indonesian: 372nd place)

citeseerx.ist.psu.edu

  • Kris Paap; Douglas Raybeck (2005). "A Differently Gendered Landscape: Gender and Agency in the Web-based Personals" [Lanskap Berbeda Gender: Jenis Kelamin dan Agensi pada Hal Pribadi Berbasis Web]. Electronic Journal of Sociology. CiteSeerX 10.1.1.107.993. most marriages in the world are arranged...
    [sebagian besar perkawinan di dunia berupa perjodohan...]
    {{cite journal}}: Kutipan menggunakan parameter usang |citeseerx=

researchgate.net (Global: 96th place; Indonesian: 65th place)

semanticscholar.org (Global: 15th place; Indonesian: 26th place)

api.semanticscholar.org

skemman.is (Global: low place; Indonesian: low place)

  • Thelmaw, Ritgerõ (September 2015). "Courtship in Japan and Iceland" [Pacaran di Jepang dan Islandia] (PDF). Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 5 Juni 2016. Diakses tanggal 15 Mei 2016.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

techinsider.io (Global: low place; Indonesian: low place)

theguardian.com (Global: 16th place; Indonesian: 31st place)

  • "Raw dater" [Penkencan mentah]. The Guardian. 24 Januari 2009. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2013-11-09. Diakses tanggal 2010-12-08. ..."True love can have no place between husband and wife," ...
    [..." Tidak ada tempat cinta sejati antara suami dan istri," ...]
  • "Raw dater" [Penkencan mentah]. The Guardian. 24 Januari 2009. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2013-11-09. Diakses tanggal 2010-12-08. 24 was the average age for a person to get married in 1851....
    [24 adalah umur rata-rata seseorang menikah pada 1851....]

umich.edu (Global: 429th place; Indonesian: 413th place)

deepblue.lib.umich.edu

usatoday.com (Global: 55th place; Indonesian: 141st place)

  • Sharon Jayson (2010-02-10). "Internet changing the game of love" [Internet mengubah game cinta]. USA Today. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2012-06-28. Diakses tanggal 2010-12-08. "The rise of the Internet as a way of meeting people makes a bit of an end run around family," ...
    ["Bangkitnya internet sebagai cara bertemu dengan orang lain mengurangi pentingnya keluarga," ...]

web.archive.org (Global: 1st place; Indonesian: 1st place)

  • "Parents explore dating scene for choosy children" [Orangtua menjelajahi tempat kencan untuk anak yang rewel]. China Daily. 2005-11-11. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2010-04-29. Diakses tanggal 2010-12-09. ... in earlier times society demanded people get married before having a sexual relationship.
    [pada zaman dahulu masyarakat menuntut orang melakukan perkawinan sebelum memiliki hubungan seksual.]
  • "Raw dater" [Penkencan mentah]. The Guardian. 24 Januari 2009. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2013-11-09. Diakses tanggal 2010-12-08. ..."True love can have no place between husband and wife," ...
    [..." Tidak ada tempat cinta sejati antara suami dan istri," ...]
  • Brenda Wilson (8 Juni 2009). "Sex Without Intimacy: No Dating, No Relationships" [Seks Tanpa Keintiman: Tanpa Kencan, Tanpa Hubungan]. National Public Radio. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2010-11-25. Diakses tanggal 2010-12-08. Dating itself ... evolved out of a courtship ritual where young women entertained gentleman callers, usually in the home, ...
    [Kencan sendiri ... berevolusi dari ritual pacaran dimana wanita muda menghibur penelpon pria, biasanya di rumah, ...]
  • Maureen Dowd quoting poet Dorothy Parker (2005). "What's a Modern Girl to Do?" [Apa yang Harus Dilakukan oleh Gadis Modern?]. The New York Times. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2011-04-10. Diakses tanggal 2010-12-08. ...What our grandmothers told us about playing hard to get is true. ...
    [...Apa yang dikatakan nenek kita mengenai bermain keras untuk mendapatkannya itu benar. ...]
  • The Whole Art of Polite Courtship; Or the Ladies & Gentlemen's Love Letter Writer: Being a Complete Collection of Information and Advice on the Subject of Love, with New Hints to be Observed for the Choice of a Husband [Seluruh Seni Pacaran Sopan; Atau Penulis Surat Cinta Pria & Wanita: Koleksi Informasi dan Saran Mengenai Cinta yang Lengkap, dengan Petunjuk-Petunjuk Baru yang Diperhatikan untuk Pemilihan Suami] (dalam bahasa Inggris). Webb. Millington & Company. 1849. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-03-19. Diakses tanggal 2023-03-15.
  • The Etiquette of Courtship and Matrimony: with a Complete Guide to the Forms of a Wedding (dalam bahasa Inggris). Etiket Pacaran dan Perkawinan: dengan Panduan Lengkap Jenis Upacara Pernikahan: George Routledge and Son. 1852. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-03-19. Diakses tanggal 2023-03-15.
  • "Raw dater" [Penkencan mentah]. The Guardian. 24 Januari 2009. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2013-11-09. Diakses tanggal 2010-12-08. 24 was the average age for a person to get married in 1851....
    [24 adalah umur rata-rata seseorang menikah pada 1851....]
  • Neil Offen (13 Februari 2010). "Sociologists: Internet dating on the rise" [Sosiolog: Kencan Internet meningkat]. The Herald-Sun. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2011-09-24. Diakses tanggal 2010-12-08. ..."But people are moving more now, they're not getting married at 22 and they are removed from their traditional social networks for mate selection..."
    [..."Namun sekarang orang lebih banyak bergerak, mereka tidak menikah pada usia 22 tahun dan mereka dikeluarkan dari jaringan sosial tradisional mereka untuk pemilihan pasangan..."
  • Chester F. Jacobson (7 Februari 2010). "A long-ago first date: More than 60 years later, would that special girl remember me?" [Kencan pertama dahulu kala: Lebih dari 60 tahun kemudian, akankah gadis spesial itu mengingat saya?]. Boston Globe. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2010-12-23. Diakses tanggal 2010-12-09. After the movie, Finney and I took Helen home to her mother, ....
    [Setelah filmnya, Finney dan saya membawa Helen pulang ke ibunya, ....]
  • Sharon Jayson (2010-02-10). "Internet changing the game of love" [Internet mengubah game cinta]. USA Today. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2012-06-28. Diakses tanggal 2010-12-08. "The rise of the Internet as a way of meeting people makes a bit of an end run around family," ...
    ["Bangkitnya internet sebagai cara bertemu dengan orang lain mengurangi pentingnya keluarga," ...]
  • Vanessa Fuchs (16 Juni 2010). "Shy guys switching on to text message courtship – and girls say it's OK" [Pria pemalu pindah ke pacaran melalui pesan teks – dan wanita mengatakan itu OK]. Courier-Mail. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2012-08-16. Diakses tanggal 2010-12-14. ... men are more likely than women to 'flirtext' but for those who consider themselves in a relationship, women are more likely to engage in the activity.
    [... pria lebih banyak 'flirtext' (main mata melalui pesan teks) daripada wanita tetapi untuk orang yang berada dalam hubungan, wanita lebih banyak 'flirtext'.]
  • Robert Sapolsky (2005). "Biology and Human Behavior: The Neurological Origins of Individuality, 2nd edition" [Biologi dan Perilaku Manusia: Asal Usul Neurologis Individualitas, edisi ke-2]. The Teaching Company. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2013-08-24. Diakses tanggal 2010-12-07. (lectures on CD-audio)
    [(ceramah dalam CD-audio}]
  • "Average man proposes after three years Diarsipkan 2020-08-25 di Wayback Machine." (Pria rata-rata melamar setelah 3 tahun), Marie Claire, 18 Februari 2008.
  • "Average man takes 3 years to propose Diarsipkan 2008-05-04 di Wayback Machine." (Pria rata-rata membutuhkan waktu 3 tahun untuk melamar), Metrosexual, Sunday, 17 Februari 2008.
  • Thelmaw, Ritgerõ (September 2015). "Courtship in Japan and Iceland" [Pacaran di Jepang dan Islandia] (PDF). Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 5 Juni 2016. Diakses tanggal 15 Mei 2016.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  • "COURTSHIP IN PHILIPPINE CULTURE" [PACARAN DALAM BUDAYA FILIPINA]. www.phrasebase.com. Diarsipkan dari asli tanggal 19 Februari 2020. Diakses tanggal 13 Mei 2016.
  • CQ Press, CQ Researcher, Barbara Mantel, Online dating: Can apps and algorithms lead to true love? [Kencan online: Apakah aplikasi dan algoritma bisa menuntun Anda ke cinta sejati?] Diarsipkan 2016-08-25 di Wayback Machine., Diakses 12 Juni 2016, "...Yet some researchers say matchmaking algorithms are no better than chance for providing suitable partners.[butuh rujukan] At the same time, critics worry that the abundance of prospective dates available online is undermining relationships..." ["... Namun, beberapa peneliti mengatakan bahwa algoritma pencomblangan tidak lebih baik daripada peluang untuk memberikan pasangan yang cocok.[butuh rujukan] Kritikus sekaligus khawatir bahwa banyaknya kencan online potensial merusak hubungan..."]

womenshistory.org (Global: low place; Indonesian: low place)

worldcat.org (Global: 4th place; Indonesian: 5th place)

search.worldcat.org